Cuaca
Memuat cuaca...
Polri

Dari Mimbar Masjid, KAPOLRI Suyudi Ario Seto Kirim Pesan Menohok! Pangkat Bukan Segalanya, Pengabdian Kepada Rakyat Adalah Utama

Dari Mimbar Masjid, KAPOLRI Suyudi Ario Seto Kirim Pesan Menohok! Pangkat Bukan Segalanya, Pengabdian Kepada Rakyat Adalah Utama
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | JAKARTA – Pesan kuat tentang kerendahan hati, amanah, dan pengabdian kepada masyarakat menggema dari mimbar masjid. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengingatkan seluruh jajaran Bhayangkara agar tidak terjebak dalam kebanggaan terhadap pangkat dan jabatan, melainkan menjadikan keduanya sebagai tanggung jawab besar untuk melayani rakyat.

 

Dengan pesan kebangsaan yang sarat makna, Kapolri menegaskan bahwa pangkat bukanlah ukuran kemuliaan seseorang. Jabatan bukan pula alasan untuk merasa lebih tinggi dibandingkan masyarakat yang harus dilayani dan dilindungi.

 

«"Jangan pernah merasa lebih tinggi karena pangkat. Pangkat bukan segalanya. Yang utama adalah bagaimana kita bisa bermanfaat, melayani, dan melindungi masyarakat dengan hati yang ikhlas," ujar Kapolri.»

 

Pernyataan tersebut menjadi pengingat tajam bagi setiap anggota Polri bahwa seragam, pangkat, dan jabatan melekat bersama amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada institusi dan negara, tetapi juga kepada Allah SWT dan masyarakat.

 

JANGAN GAGAH KARENA PANGKAT, TETAPI MULIA KARENA PENGABDIAN

 

Pesan Kapolri itu menegaskan pentingnya membangun karakter anggota Polri yang rendah hati, humanis, dan berintegritas. Sebab, kepercayaan publik tidak cukup dibangun melalui kewenangan maupun ketegasan penegakan hukum, tetapi juga melalui sikap, perilaku, dan kesungguhan dalam memberikan pelayanan.

 

Di tengah tuntutan masyarakat terhadap institusi kepolisian yang profesional dan responsif, setiap personel dituntut mampu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Bukan sosok yang menciptakan jarak, melainkan aparat yang bersedia mendengar keluhan, memahami persoalan, serta menghadirkan solusi secara adil dan bertanggung jawab.

 

Pangkat setinggi apa pun tidak akan berarti apabila kehilangan kepekaan terhadap penderitaan rakyat. Sebaliknya, pengabdian yang tulus akan meninggalkan kesan mendalam ketika masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi dalam kehidupan sehari-hari.

 

AMANAH JABATAN HARUS TERBUKTI DALAM TINDAKAN

 

Pesan dari mimbar masjid tersebut sekaligus menjadi refleksi moral bagi seluruh jajaran Bhayangkara. Nilai-nilai keimanan, etika, dan moral harus tercermin dalam pelaksanaan tugas, mulai dari pelayanan di kantor kepolisian, penanganan laporan masyarakat, hingga penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

 

Kepercayaan rakyat tidak lahir hanya dari kata-kata, melainkan dari tindakan nyata. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, polisi harus hadir. Ketika rakyat mencari keadilan, polisi harus bekerja secara objektif. Dan ketika kewenangan berada di tangan, integritas harus tetap menjadi pegangan.

 

Pada akhirnya, kehormatan seorang anggota Polri bukan semata-mata terletak pada bintang di pundak atau tingginya jabatan yang diemban, melainkan pada seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

 

Pesan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto tersebut menjadi pengingat bahwa kekuasaan adalah amanah, jabatan adalah tanggung jawab, dan pengabdian adalah bukti nyata dari integritas.

 

POLRI BERSAMA MASYARAKAT, MENGABDI DENGAN HATI.

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">