Kapolres Jombang Gelar Ngopi Bareng Aktivis, Cipayung, dan BEM untuk Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | Jombang, - Kapolres Jombang AKBP Dr. H. Yanto Mulyanto P, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., menggelar kegiatan Ngopi Bareng Kapolres Jombang bersama Aktivis, Aliansi Cipayung, dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Wilayah Kabupaten Jombang, pada Senin (19/10/2026) pukul 16.30 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Kresna, Jalan KH. Wakhid Hasyim, Kabupaten Jombang, sebagai wadah silaturahmi, komunikasi, dan penguatan sinergi antara kepolisian dengan kalangan mahasiswa.
Kegiatan ini dihadiri Wakapolres Jombang Kompol Syarlis, Pejabat Utama Polres Jombang dan perwakilan Aliansi Cipayung dan BEM di wilayah Kabupaten Jombang.




Dalam sambutannya, Kapolres Jombang AKBP Yanto Mulyanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun komunikasi dan kerja sama dengan kalangan mahasiswa serta aktivis di Kabupaten Jombang.
Ia mengajak mahasiswa untuk terus menjalin silaturahmi dan berkolaborasi dengan kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.




Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi, bertukar gagasan, serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam sesi dialog, mahasiswa menyampaikan sejumlah pertanyaan dan aspirasi, khususnya terkait persoalan kriminalitas jalanan dan peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Jombang.




Perwakilan BEM Universitas Darul Ulum (Undar), Firman, mempertanyakan langkah dan tindak lanjut Polres Jombang dalam menangani kasus pembegalan yang meresahkan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Jombang menegaskan bahwa jajarannya akan terus meningkatkan patroli untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Jombang. Ia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan kepolisian melalui nomor darurat 110 untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan.




Kapolres menambahkan bahwa setiap kejadian pembegalan akan ditindaklanjuti, termasuk melalui pengembangan kasus guna mengungkap peristiwa dan menindak pihak-pihak yang terlibat. Selain itu, kepolisian juga terus melakukan upaya penindakan terhadap peredaran minuman keras yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Pertanyaan berikutnya disampaikan Syamfrul Zaka dari BEM Undar yang menyoroti upaya penanganan peredaran minuman keras di Kabupaten Jombang.




Menjawab pertanyaan tersebut, Kapolres Jombang menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah pemberantasan peredaran minuman keras serta evaluasi secara berkala terhadap upaya penindakan yang telah dilaksanakan.
Ia menyebutkan, sebanyak 2.773 botol minuman keras telah diamankan oleh Polres Jombang sebagai bagian dari upaya penertiban. Selain melakukan penindakan terhadap para penjual, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak pengadilan terkait penanganan pelanggaran yang berhubungan dengan konsumsi dan peredaran minuman keras, dengan harapan dapat memberikan efek jera.




Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa upaya penanganan peredaran minuman keras juga perlu memperhatikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan upaya memberikan alternatif mata pencaharian bagi masyarakat yang sebelumnya terlibat dalam aktivitas penjualan minuman keras.
Untuk itu, Polres Jombang melakukan koordinasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) guna membuka peluang pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Melalui program tersebut, diharapkan mereka dapat memperoleh keahlian sesuai bidang yang diminati sehingga memiliki kesempatan untuk menjalankan pekerjaan lain yang lebih baik dan tidak kembali terlibat dalam penjualan minuman keras.
Kegiatan Ngopi Bareng ini menjadi ruang dialog antara Polres Jombang dan kalangan mahasiswa untuk membahas persoalan keamanan sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan elemen masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polres Jombang, Aliansi Cipayung, dan BEM di wilayah Kabupaten Jombang. Sinergi yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam menjaga kondusivitas daerah, menyampaikan aspirasi secara konstruktif, serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Jombang yang aman, tertib, dan kondusif. (Im/Mudah)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati