Cuaca
Memuat cuaca...
Polri

TERBONGKAR! JEJAK PERANG NARKOBA SUYUDI ARIO SETO: DARI BNN, 2 TON SABU SEA DRAGON TARAWA HINGGA KINI JADI KAPOLRI

TERBONGKAR! JEJAK PERANG NARKOBA SUYUDI ARIO SETO: DARI BNN, 2 TON SABU SEA DRAGON TARAWA HINGGA KINI JADI KAPOLRI
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | JAKARTA — Nama Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kini berada di puncak struktur Kepolisian Republik Indonesia. Setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026, rekam jejaknya kembali menjadi sorotan, termasuk saat dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN).

 

Suyudi dilantik sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025, menggantikan Komjen Pol. Marthinus Hukom. Tak lama berselang, ia memimpin lembaga yang berada di garis depan perang melawan jaringan narkotika nasional dan transnasional.

 

Salah satu kasus besar yang masih menjadi catatan penting dalam periode tersebut adalah pengungkapan penyelundupan sekitar dua ton sabu yang diangkut kapal Sea Dragon Tarawa di wilayah Kepulauan Riau pada Mei 2025.

 

Namun, secara kronologis, pengungkapan kasus Sea Dragon Tarawa tersebut berlangsung sebelum Suyudi menjabat Kepala BNN. Saat itu, BNN berada di bawah kepemimpinan Marthinus Hukom. BNN menyebut narkotika tersebut diduga akan didistribusikan ke sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

 

Meski demikian, kasus tersebut menjadi bagian dari tantangan besar yang kemudian dihadapi Suyudi ketika memimpin BNN. Di bawah kepemimpinannya, BNN terus memperkuat pemberantasan jaringan narkotika, termasuk melalui penguatan kerja sama dengan lembaga lain dan negara-negara kawasan.

 

Dalam salah satu agenda bersama TNI AL, Suyudi menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak mungkin dilakukan BNN seorang diri, terutama karena luasnya wilayah perairan Indonesia yang menjadi jalur potensial penyelundupan.

 

Kini perjalanan itu memasuki babak baru.

 

Suyudi bukan lagi Kepala BNN. Ia telah menjadi Kapolri.

 

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suyudi sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Bersamaan dengan itu, Suyudi mendapat kenaikan pangkat menjadi Jenderal Polisi.

 

Dari dunia reserse, kemudian memimpin Polda Banten, dipercaya memimpin BNN, hingga akhirnya menduduki kursi tertinggi di institusi Polri perjalanan karier Suyudi kini memasuki fase yang jauh lebih besar.

 

Pertanyaannya kini bukan lagi siapa Suyudi Ario Seto.

 

Melainkan, seperti apa gebrakan Jenderal Suyudi setelah resmi memegang kendali Polri?

 

Akankah pengalaman panjangnya menghadapi kejahatan narkotika dan jaringan kejahatan terorganisasi menjadi salah satu modal utama dalam menentukan arah kebijakan penegakan hukum Polri ke depan?

 

Babak baru kepemimpinan Polri pun dimulai.

 

#SuyudiArioSeto #Kapolri #BNN #SeaDragonTarawa #Narkoba #Polri #PerangMelawanNarkoba

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN