Tradisi Kemanten Perahu di Pantai Kesek, Wujud Syukur Nelayan Berlangsung Aman
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
Tradisi Kemanten Perahu di Madura dikenal sebagai bentuk penghormatan nelayan terhadap perahu yang menjadi sumber penghidupan. Perahu dihias menyerupai pengantin dengan warna-warna cerah, ukiran khas, serta ornamen bendera dan rumbai. Filosofinya, perahu diibaratkan sebagai “pasangan” yang harus dirawat agar membawa keselamatan dan rezeki saat melaut.
Selain itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan prosesi syukuran atau selamatan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam beberapa kesempatan, tradisi ini juga dapat dikaitkan dengan arak-arakan pengantin menggunakan perahu hias, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki akses perairan sebagai jalur utama transportasi masyarakat.
Danramil 0829-07/Labang, Lettu Caj Hendarnanto, menyampaikan bahwa pihaknya hadir untuk memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan aman. “Kami melaksanakan pengamanan dan pengawasan guna mendukung kelancaran tradisi masyarakat. Alhamdulillah kegiatan Kemanten Perahu di Pantai Kesek berjalan lancar, aman, dan kondusif tanpa adanya gangguan,” ujarnya. (Bagas)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati