Usai Lebaran, Denyut Ekonomi Rakyat Mulai Bersemi di Pasar Banyuwangi Creative Market Taman Blambangan
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
Sejak pagi hari, ratusan pengunjung tampak memadati kawasan tersebut. Mereka berburu aneka kuliner dan produk lokal, sekaligus menikmati suasana santai di tengah kota. Kendati demikian, jumlah pelapak yang berjualan masih belum maksimal.
Koordinator Banyuwangi Creative Market, Rahmat, mengungkapkan bahwa pada hari pertama pembukaan ini, komposisi antara pelapak dan pengunjung masih berada pada angka sekitar 50 persen dari kondisi normal. “Sebagian pelapak masih libur Lebaran, sehingga belum seluruhnya membuka lapak. Namun pengunjung sudah mulai berdatangan cukup ramai,” jelasnya.
Rahmat menambahkan, meskipun jumlah pelapak belum sepenuhnya kembali, omzet yang diperoleh para pedagang terbilang cukup menggembirakan. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong perputaran ekonomi di kawasan tersebut.




Menariknya, pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Banyuwangi. Sejumlah kendaraan dengan nomor polisi luar daerah, terutama dari Denpasar, terlihat memadati area parkir. Hal ini menunjukkan bahwa Banyuwangi Creative Market masih menjadi destinasi singgah favorit bagi para pelintas, khususnya wisatawan dari Bali yang hendak melanjutkan perjalanan.
Selain itu, Rahmat menyebutkan bahwa masih ada pelapak yang belum mendapatkan informasi terkait dimulainya kembali aktivitas pasar pada hari ini. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab belum optimalnya jumlah pedagang yang berpartisipasi.
“Kami optimistis dalam beberapa hari ke depan seluruh pelapak akan kembali aktif, sehingga suasana pasar akan semakin hidup,” imbuhnya.
Kehadiran kembali Banyuwangi Creative Market menjadi tanda bahwa denyut ekonomi kerakyatan mulai bangkit pasca Lebaran, menghadirkan harapan baru bagi para pelaku usaha kecil sekaligus memperkuat daya tarik kota sebagai ruang interaksi sosial dan ekonomi.
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati