Cuaca
Memuat cuaca...
Polri

6 Tahun Fast Respon Counter Polri! Bertahan Di Tengah Pergantian Zaman, 69 Jendral dan Ratusan Tokoh Masih Solid Dalam Satu Grup

6 Tahun Fast Respon Counter Polri! Bertahan Di Tengah Pergantian Zaman, 69 Jendral dan Ratusan Tokoh Masih Solid Dalam Satu Grup
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | JAKARTA – Enam tahun bukan waktu yang singkat. Di tengah dinamika kepemimpinan, mutasi jabatan, hingga pergantian pucuk pimpinan institusi, Grup Fast Respon Counter Polri tetap bertahan dan menjadi salah satu grup komunikasi yang memiliki rekam perjalanan panjang.

Gempur rokok

 

Grup yang telah eksis selama enam tahun ini tercatat pernah menjadi ruang komunikasi bagi sejumlah tokoh penting, mulai dari Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, hingga sejumlah perwira tinggi Polri yang kini maupun sebelumnya menduduki jabatan strategis.

 

Nama-nama besar pernah tercatat bergabung dalam grup tersebut. Di antaranya mantan Kapolda Sulawesi Tenggara Catur Panjaitan, Kapolda Kalimantan Tengah yang sebelumnya pernah menjabat Karo Wasidik Bareskrim Polri Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta Jenderal Polisi Suyudi yang kini menjabat Kapolri.

 

Selain itu, terdapat pula mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto.

 

Sedikitnya lima Kapolda lainnya yang pernah bergabung kini telah menyelesaikan masa jabatannya dan tidak lagi berada dalam grup tersebut.

 

Namun, perjalanan Fast Respon Counter Polri tidak berhenti di situ.

 

69 JENDERAL MASIH BERTAHAN, 8 DI ANTARANYA MANTAN KAPOLDA

 

Hingga saat ini, berdasarkan data keanggotaan yang disampaikan, Fast Respon Counter Polri masih dihuni puluhan jenderal dan ratusan anggota dari berbagai jenjang kepangkatan.

 

Komposisi keanggotaan yang tercatat meliputi:

 

- 69 Jenderal, termasuk 8 mantan Kapolda.

- 91 perwira berpangkat Kombes.

- 71 perwira berpangkat AKBP.

- 40 perwira berpangkat Kompol.

- 18 perwira berpangkat AKP.

- 21 perwira berpangkat Iptu.

- 13 perwira berpangkat Ipda.

- 47 anggota Bintara.

- 7 Gubernur.

- 2 Wali Kota.

- 46 advokat atau pengacara.

 

Di luar itu, terdapat pula sejumlah wartawan terpilih yang menjadi bagian dari jaringan komunikasi tersebut.

 

Angka-angka ini menggambarkan luasnya spektrum keanggotaan Fast Respon Counter Polri, yang tidak hanya berasal dari lingkungan kepolisian, tetapi juga mencakup unsur pemerintahan, profesi hukum, dan insan pers.

 

BUKAN SEKADAR GRUP KOMUNIKASI, ENAM TAHUN MENJADI SAKSI PERJALANAN

 

Keberadaan Fast Respon Counter Polri selama enam tahun menjadi catatan tersendiri. Grup ini melewati berbagai fase kepemimpinan Polri, termasuk pergantian Kapolri, Kapolda, hingga perubahan jabatan para perwira tinggi.

 

Sejumlah tokoh yang dahulu bergabung kini telah meninggalkan jabatan strategisnya. Sebagian lainnya masih bertahan, menjaga komunikasi dan hubungan yang telah terbangun selama bertahun-tahun.

 

Kehadiran para jenderal, pejabat publik, advokat, serta wartawan dalam satu ruang komunikasi menunjukkan bahwa jaringan ini memiliki karakter lintas profesi dan lintas institusi.

 

Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan zaman, keberadaan grup yang mampu bertahan selama enam tahun menjadi bukti panjangnya perjalanan sebuah jaringan komunikasi.

 

Fast Respon Counter Polri pun terus menjadi bagian dari dinamika komunikasi antara berbagai elemen yang memiliki keterkaitan dengan institusi Polri.

 

Enam tahun perjalanan bukan sekadar hitungan waktu. Ini adalah catatan tentang konsistensi, relasi, dan keberlangsungan sebuah jaringan yang tetap bertahan di tengah perubahan.***

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">