Cuaca
Memuat cuaca...
Olahraga

Irfan Febryansyah Kontingen Kab Madiun Raih Medali Emas Kejurprov Kickboxing Jatim 2026

Irfan Febryansyah Kontingen Kab Madiun Raih Medali Emas Kejurprov Kickboxing Jatim 2026
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | Surabaya – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kickboxing Jawa Timur 2026  yang di selenggarakan tiga hari (9 s/d 11 oktober 2026) Irfan Febryansyah atlet kontingen kabupaten Madiun asal desa/kecamatan Wonoasri berhasil meraih medali emas sebagai juara 1 kelas 52 kg (Kick light).

 

Irfan Febryansyah saat ini di ketahui masih berstatus pelajar siswa kelas X I di SMAN 2 Mejayan, Caruban, Madiun. Selain juara Kejurprov Kickboxing 2026, Irfan Feryansyah di tahun yang sama  juga pernah sebagai juara 1 kejurprov IBCA MMA kelas 52 kg (Standfight).

 

Kick Light adalah salah satu disiplin atau kategori pertandingan dalam olahraga kickboxing (terutama di bawah naungan WAKO dan ISKA) yang dilakukan di atas matras (tatami sport), dengan fokus utama pada kecepatan, teknik, dan kontrol daya pukul, bukan untuk mencari kemenangan Knock Out (KO).

 

Kejurprov Jatim 2026 kali ini mencatat partisipasi tertinggi sepanjang penyelenggaraan, yakni sebanyak 512 atlet dari berbagai kabupaten dan kota yang turun dalam ajang Surabaya Rising Champion Kejurprov Kickboxing Jatim 2026 di THR Mall Surabaya, Sabtu (10/10/2026).

 

Menurut pelatih dan pendiri  Sasana Pangeran Timoer Kabupaten Madiun (Mohctar Ruzi) atau akrab disapa Kang Pecu yang  aktif menggembleng dan mencetak atlet berprestasi untuk beberapa cabang olahraga bela diri,Kickboxing,Muay Thai,IBCA MMA (Indonesia Beladiri Campuran Amatir), Jumlah peserta tersebut menjadi indikator meningkatnya minat sekaligus meluasnya pembinaan kickboxing di Jawa Timur.

 

"Kejuaran Provinsi (Kejurprov) ini tidak hanya menjadi arena perebutan gelar juara saja, tetapi juga sebagai ruang evaluasi bagi daerah untuk mengukur perkembangan atlet dan mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi nasional nantinya", jelas Mochtar

 

Masih menurut Mochtar Ruzi jumlah peserta tahun 2026 bertambah jauh lebih banyak dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, rata-rata hanya diikuti sekitar 350 hingga 380 atlet.

 

"selain di Kejurprov Kickboxing, Irfan febryansyah pernah kita terjunkan juga di kejurprov IBCA MMA januari kemarin, alhamdulilah dapat juara 1 juga", Terang Mochtar

 

Mochtar menilai pemerataan peserta menjadi salah satu hal penting dalam kejuaraan tingkat provinsi. Atlet dari daerah dapat saling menguji kemampuan, memperoleh pengalaman, dan mengetahui level persaingan sebelum tampil di ajang yang lebih tinggi.

 

Bagi Mochtar Ruzi atau Kang pecu, kejuaraan ini menjadi kesempatan untuk menguji kekuatan atlet-atletnya, sekaligus indikator dalam mengejar target medali dalam Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) hingga Pekan Olah Raga Nasional (PON) dan lainnya.

 

"capaian itu pernah kami buktikan, Kakaknya irfan yaitu Arfian ketingkat nasional di PON 2024, semoga Irfan nantinya mampu seperti kakaknya", Tegas Mochtar 

 

Dengan semakin banyaknya kompetisi dan meningkatnya partisipasi atlet kickboxing kabupaten Madiun ini dapat mendukung  Jawa Timur memiliki modal besar untuk membangun prestasi yang lebih kuat. 

 

"Kolaborasi antara pengurus  provinsi, kabupaten dan kota, serta KONI menjadi kunci agar potensi tersebut dapat berkembang hingga melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional", Pungkas Mochtar Ruzi(pwt)

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">