Cuaca
Memuat cuaca...
Polri

Profil Komplit Kombes Pol Muharman Arta: Lulusan Akpol 2003, Berpengalaman di Reserse hingga Dipercaya Pimpin Polresta Banyuwangi

Profil Komplit Kombes Pol Muharman Arta: Lulusan Akpol 2003, Berpengalaman di Reserse hingga Dipercaya Pimpin Polresta Banyuwangi
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | BANYUWANGI – Nama Kombes Pol. Muharman Arta, S.I.K., M.H., kini menjadi perhatian menyusul penugasan barunya sebagai Kapolresta Banyuwangi. Perwira menengah Polri tersebut sebelumnya menjabat Kapolresta Pekanbaru, Riau, sebelum masuk dalam daftar mutasi Kapolri tertanggal 12 Oktober 2026.

 

Perpindahan jabatan itu menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdiannya di institusi kepolisian. Dengan pengalaman penugasan di sejumlah wilayah serta bidang operasional, reserse kriminal, dan pembinaan sumber daya manusia, Muharman Arta kini menghadapi tantangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Banyuwangi.

 

Latar Belakang dan Pendidikan

 

Berdasarkan data profil yang disampaikan, Muharman Arta lahir di Jakarta pada 18 November 1981. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2003 dan mengikuti pendidikan Sespimmen pada 2018.

 

Pendidikan kepolisian tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya sebelum menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.

 

Biodata singkat:

 

- Nama: Kombes Pol. Muharman Arta, S.I.K., M.H.

- Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 18 November 1981.

- Pendidikan kepolisian: Akpol 2003.

- Pendidikan pengembangan: Sespimmen 2018.

- Jabatan sebelumnya: Kapolresta Pekanbaru.

- Jabatan terbaru: Kapolresta Banyuwangi, berdasarkan mutasi 12 Oktober 2026.

 

Meniti Karier dari Fungsi Operasional dan Reserse

 

Perjalanan karier Muharman Arta mencakup beragam fungsi kepolisian. Pada awal pengabdiannya, ia bertugas di lingkungan Polda Jawa Barat, antara lain sebagai Kanit Patwal Satlantas Polres Sukabumi dan Kanit Reskrim Polsek Cibadak.

 

Penugasan berikutnya membawanya ke Polda Kalimantan Tengah. Dalam perjalanan tersebut, ia disebut pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Seruyan, Wakapolres Barito Timur, serta Waka SPN Polda Kalimantan Tengah.

 

Pengalaman di bidang reserse kemudian berlanjut di Polda Riau, termasuk sebagai Kabag Binopsnal Ditreskrimum dan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Riau.

 

Rangkaian penugasan tersebut mempertemukannya dengan berbagai karakter persoalan keamanan, penegakan hukum, dan pengelolaan organisasi kepolisian.

 

Dipercaya Memimpin Polres di Jambi

 

Karier Muharman Arta berlanjut ke Polda Jambi. Ia pernah mengemban amanah sebagai Kapolres Tanjung Jabung Barat, kemudian Kapolres Muaro Jambi.

 

Setelah itu, ia bertugas sebagai Kabag Dalpers Biro SDM Polda Jambi. Penugasan tersebut memperluas pengalaman profesionalnya dari fungsi operasional menuju pengelolaan personel dan sumber daya manusia kepolisian.

 

Pada Januari 2026, ia mendapat penugasan sebagai Kapolresta Pekanbaru. Jabatan itu menempatkannya sebagai pimpinan kepolisian di ibu kota Provinsi Riau.

 

Dari Pekanbaru ke Banyuwangi

 

Pada 12 Oktober 2026, Kapolri menerbitkan Surat Telegram Nomor ST/2262/X/KEP./2026 yang memuat sejumlah pergantian jabatan di lingkungan Polri. Dalam daftar tersebut, Muharman Arta dimutasi dari Kapolresta Pekanbaru menjadi Kapolresta Banyuwangi. Sementara itu, Kombes Pol. Rofiq Ripto Himawan bergeser dari Kapolresta Banyuwangi untuk mengemban jabatan Dirsus Jatim. <Cite refs={["turn529745search0","turn529745search1"]}/>

 

Penugasan baru ini menempatkan Muharman Arta di wilayah yang memiliki karakteristik strategis, mulai dari sektor pariwisata dan perdagangan hingga aktivitas pelabuhan serta mobilitas masyarakat pada jalur penyeberangan Jawa–Bali.

 

Tantangan Kepemimpinan di Banyuwangi

 

Sebagai Kapolresta Banyuwangi, Muharman Arta akan menghadapi tuntutan untuk menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian, serta memastikan penegakan hukum berlangsung profesional dan berkeadilan.

 

Masyarakat tentu berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat respons terhadap laporan warga, meningkatkan pencegahan tindak kriminal, dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat.

 

Pada akhirnya, rekam jejak jabatan menjadi modal awal. Keberhasilan kepemimpinan akan dinilai dari integritas, profesionalisme, dan hasil kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

 

Kini, lembaran pengabdian Muharman Arta berlanjut di Banyuwangi. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa pengalaman panjang di berbagai wilayah dapat diterjemahkan menjadi pelayanan kepolisian yang semakin baik, penegakan hukum yang adil, dan rasa aman bagi masyarakat.(Tim) 

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">