Jelang Ramadan 1447 H, Kapolresta Malang Kota Ziarah ke Makam Korban Kanjuruhan
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
Ziarah ini menjadi momentum refleksi, penghormatan, sekaligus penguatan nilai kemanusiaan dan soliditas menjelang masuknya bulan penuh berkah.
Didampingi Andika Wijaya, orang tua almarhum Daffa Fakhrudin Wijaya (15), Kombes Pol Putu Kholis berziarah ke TPU Kutho Bedah, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kamis (12/2/26).
Saat di lokasi, Kombes Putu Kholis tidak hanya memanjatkan doa, tapi juga secara langsung membersihkan dan mencuci batu nisan almarhum Daffa sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari institusi Polri kepada para korban.




Secara bersamaan, para Pejabat Utama (PJU) dan lima Kapolsek jajaran Polresta Malang Kota Polda Jatim juga melakukan ziarah TPU yang berbeda.
Momentum ziarah ini dinilai tepat karena bertepatan menjelang Jumat Legi, waktu yang secara kultural dimanfaatkan masyarakat untuk berziarah, sekaligus menjadi wujud sinergi antara kepolisian dan tradisi masyarakat.
“Kegiatan ziarah yang kami lakukan secara serentak ini sebagai refleksi dan penguatan empati kepada keluarga korban. Sejak awal kembali ke Bumi Arema, komitmen kami bahwa Polresta Malang Kota harus menjadi rumah bagi keluarga korban Kanjuruhan,” tegas Kombes Pol Putu Kholis.
Doa dan Yasinan bentuk penghormatan Kombes Pol Putu Kholis bersama jajaran menjadi warna tersendiri dalam menguatkan soliditas.




Sejak kembali di Bumi Arema, Kombes Pol Putu Kholis mengenakan pita ban hitam sebagai simbol duka dan penghormatan terhadap para korban kanjuruhan.
Komitmen Kombes Putu berlanjut hingga kini, dengan berbagai bentuk kepedulian sosial, termasuk santunan dan pendampingan kepada keluarga korban.
Sementara di lokasi lain, Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman berziarah ke makam almarhumah Nafisatul Mukhoyaroh (24) didampingi Udin bersama istri yang merupakan orang tua almarhumah.
Ia mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Kapolresta Malang Kota Polda Jatim selama ini.




“Matur nuwun, sejak masih menjabat di Polres Malang, Pak Putu sudah dekat dengan keluarga korban. Sampai sekarang menjadi Kapolresta Malang Kota, beliau tetap memperhatikan kami. Kami merasa dihargai dan tidak dilupakan,” ungkap Udin.
Menurutnya, kepedulian yang ditunjukkan tidak hanya simbolik, tapi nyata baik komunikasi, santunan, dan kehadiran moral yang menguatkan keluarga korban.
Kegiatan nyadran serentak ini diharapkan menjadi energi positif menjelang Ramadan, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat.
Sentuhan kemanusiaan dinilai menjadi fondasi penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kota Malang. (Red)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati