Cuaca
Memuat cuaca...
Polri

Kepung Barat Diterjang Puting Beliung, 100 Orang Bergerak! TNI-Polri dan Forkopimcam Bahu-Membahu Pulihkan Desa

Kepung Barat Diterjang Puting Beliung, 100 Orang Bergerak! TNI-Polri dan Forkopimcam Bahu-Membahu Pulihkan Desa
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | KEDIRI, - 

Gempur rokok

Bencana angin puting beliung yang menerjang Dusun Kepung Barat, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, pada Rabu (4/11/2026), menyisakan kerusakan dan puing-puing bangunan. Namun, di tengah kondisi tersebut, semangat kebersamaan dan gotong royong langsung ditunjukkan oleh jajaran Forkopimcam Kepung bersama TNI-Polri dan masyarakat.

 

Tak ingin warga menghadapi dampak bencana sendirian, sekitar 100 personel gabungan dan masyarakat turun langsung menggelar karya bakti pascabencana pada Kamis (5/11/2026).

 

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Camat Kepung, Agus Joko Purnomo, S.H., dengan melibatkan Kapolsek Kepung AKP Rudi Darmawan, S.H., M.H., Danramil 0809/13 Kepung Lettu Cpl. Agus Suyono, Kepala Desa Kepung Hj. Ida Aref, S.H., serta berbagai unsur relawan dan masyarakat.

 

Sebelum terjun ke lokasi, seluruh personel mengikuti apel pengecekan yang dipimpin Plt. Camat Kepung. Selanjutnya, sekitar pukul 08.40 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan aksi gotong royong membersihkan puing-puing bangunan, mengevakuasi material rumah yang rusak, serta membersihkan ranting dan pohon tumbang akibat terjangan angin kencang.

 

Sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya Basarda Lereng Kelud Kabupaten Kediri, BPBD Kecamatan Kepung, TSBD, FKDM, perangkat desa, anggota TNI-Polri, serta warga setempat.

 

SINERGI TNI-POLRI DAN MASYARAKAT, WUJUD NYATA KEPEDULIAN

 

Karya bakti ini bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan. Lebih dari itu, aksi tersebut menjadi bukti nyata bahwa penanganan pascabencana membutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

 

Kehadiran aparat TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan dan relawan di tengah warga terdampak menjadi dorongan moral agar masyarakat tidak larut dalam kesedihan akibat musibah yang terjadi.

 

Selain membantu membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mempercepat pemulihan permukiman, mengurangi risiko akibat material bangunan yang berserakan, serta mengembalikan aktivitas masyarakat agar segera berjalan normal.

 

Sekitar pukul 11.30 WIB, kegiatan karya bakti tahap pertama selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan lancar.

 

Namun, upaya pemulihan belum berhenti. Kegiatan gotong royong dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Jumat (6/11/2026), mulai pukul 08.00 WIB.

 

GOTONG ROYONG MENJADI KEKUATAN MENGHADAPI BENCANA

 

Bencana memang dapat merusak bangunan dan mengganggu kehidupan masyarakat. Namun, semangat solidaritas tidak boleh ikut runtuh.

 

Sinergi Forkopimcam, TNI-Polri, relawan, pemerintah desa, dan warga Dusun Kepung Barat menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial merupakan kekuatan penting dalam menghadapi situasi darurat.

 

Melalui kerja bersama, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat sehingga warga terdampak bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

 

Di tengah puing-puing akibat puting beliung, semangat gotong royong masyarakat Kepung Barat membuktikan bahwa kebersamaan adalah kekuatan untuk bangkit dari bencana.

(Ela/Fit/Yog/Eko) 

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">