Warga Desa Ngembal Keluhkan Kelangkaan Air: Sumber Ada, Namun Belum Tersalurkan Secara Merata
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | PASURUAN, Sabtu 17 Oktober 2026 — Warga Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, saat ini tengah dilanda kelangkaan air bersih yang cukup serius. Banyak warga terpaksa harus menempuh perjalanan cukup jauh hingga ke luar daerah hanya untuk mendapatkan air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurut penuturan warga, sebenarnya di daerah tersebut terdapat sumber air yang dikelola melalui sistem HIPAM. Namun sayangnya, aliran air tersebut belum sepenuhnya dapat dinikmati secara merata oleh warga yang benar-benar membutuhkannya. Warga menduga, aliran air justru lebih banyak dialirkan ke lahan-lahan milik pengusaha, sementara kebutuhan pokok warga belum terpenuhi dengan baik.




Air merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan setiap orang — untuk minum, memasak, mandi, dan kebersihan. Warga berharap pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan HIPAM dapat lebih kooperatif dan transparan dalam membagi aliran air. Semoga ke depannya pengelolaan air dapat lebih adil, sehingga tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih di tempat tinggalnya sendiri(LILMBAD86/IR)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati