Cuaca
Memuat cuaca...
Fashion

1.300 Penari Ikuti Latihan Gandrung Sewu, Bupati Ipuk Hadir di Stadion Diponegoro

1.300 Penari Ikuti Latihan Gandrung Sewu, Bupati Ipuk Hadir di Stadion Diponegoro
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | BANYUWANGI – Sebanyak 1.300 penari Gandrung dari Banyuwangi dan luar daerah mengikuti latihan bersama di Stadion Diponegoro Banyuwangi, Sabtu (17/10/2026). Latihan ini menjadi bagian dari persiapan pergelaran Gandrung Sewu bertema Kembang Dermo yang akan digelar di Pantai Boom Marina Banyuwangi.

 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir menyaksikan latihan tersebut. Para penari tampak bergerak serempak mengikuti irama, menyatukan langkah dan gerak dalam sebuah pertunjukan kolosal yang mengangkat kesenian khas Bumi Blambangan.

 

Tahun ini, Gandrung Sewu mengusung tajuk “Kembang Dermo: Seribu Gandrung, Cermin Cahaya di Laut Timur.” Pergelaran tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026, di Pantai Boom Marina Banyuwangi.

 

Tema Kembang Dermo menghadirkan ruang bagi tradisi untuk terus tumbuh di tengah perubahan zaman. Gandrung tidak hanya menjadi pertunjukan tari, tetapi juga penanda identitas, ingatan kolektif, dan kecintaan masyarakat Banyuwangi terhadap warisan budayanya.

 

Konsep Glow in the Dark menjadi salah satu daya tarik yang disiapkan dalam pergelaran tahun ini. Tata cahaya dan kostum bercahaya akan memberikan pengalaman visual berbeda, menghadirkan ribuan penari yang berpendar di tengah suasana malam di tepi laut.

 

Di bawah sorotan cahaya, gerak para penari diharapkan membentuk pemandangan yang menyerupai gugusan bintang. Perpaduan antara koreografi, pencahayaan, dan latar Pantai Boom Marina akan menjadi bagian dari upaya menghadirkan Gandrung dalam kemasan pertunjukan yang menarik tanpa melepaskan akar tradisinya.

 

Keterlibatan 1.300 penari dari berbagai daerah juga memperlihatkan luasnya partisipasi dalam pergelaran ini. Latihan bersama menjadi tahapan penting untuk menyelaraskan gerakan, membangun kekompakan, dan memastikan seluruh penari dapat tampil dalam satu kesatuan pertunjukan.

 

Gandrung Sewu telah menjadi salah satu panggung budaya yang mempertemukan tradisi dan kreativitas. Melalui pergelaran ini, Banyuwangi kembali menghadirkan kesenian daerah ke ruang publik yang lebih luas, sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk terlibat dalam pelestarian budaya.

 

Pada malam pertunjukan nanti, Pantai Boom Marina akan menjadi ruang perjumpaan antara tari, cahaya, dan laut. Seribu lebih penari akan membawa pesan bahwa kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan warisan yang terus bergerak dan menemukan bentuk baru di setiap generasi.***

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">