Cuaca
Memuat cuaca...
Polri

Bukan Sekadar Duduki Jabatan! Bupati Ipuk Ingatkan 73 Pejabat: Rakyat Harus Dilayani, Bukan Dipersulit

Bukan Sekadar Duduki Jabatan! Bupati Ipuk Ingatkan 73 Pejabat: Rakyat Harus Dilayani, Bukan Dipersulit
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | BANYUWANGI – Jabatan bukan sekadar soal kedudukan dan kewenangan, melainkan amanah besar yang harus dibuktikan melalui pelayanan nyata kepada masyarakat. Pesan tegas inilah yang disampaikan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat melantik 73 pejabat pengawas di lingkungan kecamatan dan kelurahan.

Gempur rokok

 

Bupati Ipuk menegaskan, aparatur pemerintah yang berada di garis terdepan pelayanan publik harus mampu menghadirkan birokrasi yang ramah, transparan, responsif, dan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

 

Pelantikan yang berlangsung di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026), tersebut menjadi momentum bagi jajaran pemerintahan wilayah untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga Banyuwangi.

 

Dalam arahannya, Ipuk menyoroti pentingnya sikap dan kualitas pelayanan aparatur. Menurutnya, camat dan lurah merupakan representasi pemerintah daerah yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, baik buruknya pelayanan di tingkat kecamatan dan kelurahan akan menjadi cerminan wajah pemerintah daerah secara keseluruhan.

 

“Pelayanan yang ramah ini harus diterapkan kepada siapapun yang datang. Berikan juga kinerja yang maksimal, dengan menghindari kerja asal-asalan seperti sekadar melakukan salin-tempel (copy-paste) dalam surat-menyurat resmi,” tegas Ipuk.

 

Bupati Ipuk: Jangan Biarkan Warga Kesulitan Mengakses Pelayanan

 

Tak hanya menuntut keramahan, Bupati Ipuk juga menekankan pentingnya profesionalisme dan ketelitian dalam menjalankan tugas administrasi pemerintahan.

 

Ia mengingatkan agar setiap pekerjaan dilakukan secara serius, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Kualitas pelayanan harus menjadi prioritas, termasuk dalam penyusunan surat-menyurat resmi yang menjadi bagian penting dari administrasi pemerintahan.

 

Di sisi lain, keterbukaan informasi juga menjadi perhatian serius. Ipuk meminta seluruh kantor kecamatan dan kelurahan menampilkan nomor kontak pelayanan secara jelas dan mudah diakses masyarakat.

 

Bahkan, nomor ponsel camat dan lurah juga diminta dicantumkan agar warga dapat berkomunikasi secara langsung ketika membutuhkan informasi maupun pelayanan.

 

Langkah tersebut dinilai penting untuk memangkas hambatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus memastikan warga tidak kesulitan mencari informasi ketika membutuhkan pelayanan administratif.

 

Komunikasi Buruk Jangan Sampai Memicu Kekecewaan Warga

 

Bupati Ipuk juga mengingatkan bahwa persoalan pelayanan tidak selalu muncul karena keterbatasan fasilitas. Terkadang, komunikasi yang buruk justru menjadi sumber kekecewaan masyarakat.

 

Karena itu, ia meminta seluruh staf mampu memberikan penjelasan secara sopan, jelas, dan solutif ketika menghadapi kendala di lapangan.

 

Apabila pimpinan sedang tidak berada di tempat, misalnya, petugas tetap harus mampu memberikan informasi yang tepat kepada warga tanpa memunculkan kesalahpahaman maupun saling menyalahkan.

 

“Bangun komunikasi yang baik dengan siapapun yang datang,” pinta Ipuk.

 

Menurutnya, masyarakat yang datang ke kantor pemerintahan harus mendapatkan kepastian informasi dan solusi atas persoalan yang dihadapi.

 

Bangun Super Team, Jadikan Jabatan sebagai Jalan Pengabdian

 

Lebih jauh, Ipuk menekankan pentingnya membangun kekuatan tim atau super team di lingkungan kecamatan dan kelurahan.

 

Ia meminta seluruh jajaran tidak bekerja secara individual, melainkan memperkuat kolaborasi dan sinergi antara pimpinan dengan staf untuk menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah masing-masing.

 

Kinerja pemerintahan, menurutnya, tidak cukup hanya ditopang oleh seorang pimpinan. Dibutuhkan kerja sama seluruh aparatur agar setiap persoalan masyarakat dapat ditangani secara cepat dan tepat.

 

Di akhir arahannya, Bupati Ipuk mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah sekaligus kesempatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

"Jadikan jabatan ini sebagai jalan pengabdian untuk mengumpulkan pahala. Selamat bertugas, semoga kita semua diberikan kesehatan dan kelancaran dalam melayani masyarakat Banyuwangi," pungkasnya.

 

Pelantikan 73 pejabat pengawas tersebut diharapkan menjadi penguat komitmen birokrasi Banyuwangi dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, terbuka, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(silvi) 

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">