Di Sela Sertijab, Kapolresta Banyuwangi Ajak Warga Rawat Budaya demi Keamanan Daerah
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
Menurut Rofiq, Banyuwangi dikenal memiliki budaya dan etos masyarakat yang kuat, terutama dalam menjaga nama baik daerah. Nilai-nilai tersebut merupakan kekuatan besar yang harus terus dirawat karena menjadi identitas sekaligus karakter masyarakat Banyuwangi.
“Etos masyarakat Banyuwangi sangat tinggi dalam menjaga nama baik daerah. Budaya yang luar biasa ini harus terus dijaga. Banyuwangi bahkan bisa menjadi role model, bukan hanya di Jawa, tetapi juga bagi daerah lain,” ujar Rofiq.
Ia menjelaskan, budaya yang baik lahir dari proses panjang dan akan membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, budaya yang sudah selaras dengan nilai luhur perlu terus dilanjutkan dan dipelihara bersama. Namun, apabila terdapat perilaku yang dinilai tidak sejalan dengan nilai budaya lokal, ia mengajak masyarakat untuk berani melakukan perubahan.




“Ayo kita teruskan budaya baiknya. Kalau ada yang kurang pas dan bertentangan dengan nilai budaya Banyuwangi, mari kita ubah agar selaras dengan jati diri daerah ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolresta Banyuwangi menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya dibebankan kepada institusi kepolisian. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, setidaknya dengan menjadi “polisi bagi dirinya sendiri” dalam kehidupan sehari-hari.
“Tidak mungkin Banyuwangi dijaga hanya oleh polisi. Saya berharap masyarakat Banyuwangi bisa menjadi polisi untuk dirinya sendiri. Jika itu bisa dilaksanakan, maka kami di kepolisian tinggal mengakselerasikan program-program di tengah masyarakat,” jelasnya.
Rofiq menambahkan, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi kunci terwujudnya keamanan, ketertiban, keadilan, kemanfaatan, serta kepastian hukum sebagaimana dijamin negara. Dengan kebersamaan tersebut, ia optimistis Banyuwangi akan terus tumbuh sebagai daerah yang aman, berbudaya, dan menjadi teladan bagi wilayah lain.




Menutup pernyataannya, Kapolresta Banyuwangi kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Banyuwangi tidak hanya sebagai wilayah administratif, tetapi sebagai rumah bersama yang dirawat dengan budaya, etos kerja, serta rasa tanggung jawab sosial yang tinggi.
(Redaksi MIT)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati