Bukan Rumah Hantu Biasa, Beatrix Hadirkan Horor Berbasis Sejarah di BNS
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | KOTA BATU — Dunia hiburan horor Indonesia tampaknya sedang mengalami perubahan. Batu Night Spectacular (BNS) kini menghadirkan wahana rumah hantu yang berbeda dari yang pernah ada. Jika selama ini rumah hantu identik dengan kejutan mendadak atau penampakan seragam, wahana yang satu ini mengajak pengunjung masuk ke dalam sebuah kisah sejarah yang mencekam.

Kisah Pedagang Rempah yang Menyimpan Rahasia Gelap




Mengangkat narasi fiktif-historis, wahana ini berpusat pada sosok Beatrix, seorang pedagang rempah asal Belanda yang hidup pada tahun 1800-an. Di balik penampilannya yang terhormat, tersembunyi sisi kelam — ia dikisahkan sebagai seorang psikopat yang memanfaatkan gudang-gudang rempah sebagai tempat eksperimen mengerikan terhadap manusia. Cerita ini pun dikaitkan dengan sejarah kawasan Lawang, daerah yang dikenal masyarakat sebagai cikal bakal rumah sakit jiwa di wilayah tersebut.
Pengunjung tidak akan sekadar dikejar. Di area seluas 400 meter, konsep penelusuran berjalan kaki mengajak pengunjung melihat langsung barang peninggalan, catatan kuno, hingga alat-alat penyiksaan abad pertengahan yang menjadi saksi bisu peristiwa masa lalu tersebut.




Bukan Sekadar Kejutan, Tapi Pengalaman Bercerita
"Ini terobosan baru. Kami ingin mendobrak tren rumah hantu yang cenderung monoton. Pengunjung diajak merasakan suasana, membaca situasi, dan menyusuri cerita, bukan sekadar berlari ketakutan," ungkap pihak pengelola.
Penempatan wahana di BNS dinilai strategis — selaras dengan suasana malam yang mendukung, kawasan ini juga memiliki jangkauan pengunjung yang luas, mulai dari keluarga hingga kalangan anak muda. Keunggulan lain yang patut disoroti: akses masuk yang terpisah. Melalui area VUCO, pengunjung dapat langsung menikmati wahana ini tanpa wajib membeli tiket masuk keseluruhan kawasan BNS.




Alternatif Hiburan Baru Akhir Tahun
Dengan perpaduan riset sejarah, narasi yang mendalam, dan suasana imersif yang dibangun secara apik, wahana "Beatrix" hadir bukan sekadar untuk menegangkan saraf, tetapi juga menawarkan petualangan intelektual sekaligus emosional. Sebuah alternatif menarik bagi wisatawan yang berencana mengisi waktu libur akhir tahun di Kota Batu.
(Fin/Her)




⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati