Cuaca
Memuat cuaca...
Polri

Keren! Polresta Banjarmasin Ajak Ojol & Ormas Dayak Dialog, Tutup Kegiatan dengan Bagi Beras SPHP

Keren! Polresta Banjarmasin Ajak Ojol & Ormas Dayak Dialog, Tutup Kegiatan dengan Bagi Beras SPHP
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | BANJARMASIN - Pemandangan berbeda terlihat di Aula Mathilda Polresta Banjarmasin, Rabu (21/10/2026). Tidak ada sekat antara polisi dan masyarakat. Yang ada hanya dialog hangat, saling mendengar, dan satu tujuan yang sama: menjaga Kota Banjarmasin tetap aman, damai, dan kondusif.

 

Komitmen itu diwujudkan Polresta Banjarmasin melalui Dialog Terbuka bertajuk "Polisi Bersama Masyarakat" yang digelar sejak pukul 09.00 WITA.

 

Kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah wujud nyata semangat Polri yang ingin semakin dekat dan hadir bersama masyarakat. Kapolresta Banjarmasin duduk bersama, berdiskusi langsung dengan para pejuang jalanan dan penjaga budaya kota.

 

Hadir dalam dialog tersebut perwakilan komunitas ojek online (Ojol) Banjarmasin yang setiap hari menjadi mata dan telinga di jalanan kota, Laung Kuning Banjarmasin yang menjadi simbol kekompakan Banua, serta Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Banjarmasin dan PEPERDAYAK Banjarmasin yang selama ini menjadi garda terdepan menjaga toleransi dan keharmonisan di Bumi Kayuh Baimbai.

 

Dalam dialog yang penuh kekeluargaan itu, Kapolresta Banjarmasin menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tugas polisi. Keamanan adalah tanggung jawab bersama.

 

Komunitas Ojol dan ormas dinilai memiliki peran yang sangat strategis. Mereka yang paling dekat dengan warga, paling cepat mengetahui informasi di lapangan, dan paling paham denyut nadi persoalan di lingkungan masing-masing.

 

"Ojol adalah mitra kami di jalan. BATAMAD, Laung Kuning, PEPERDAYAK adalah mitra kami dalam menjaga harmoni dan toleransi. Dengan komunikasi yang intens, setiap potensi gangguan kamtibmas bisa kita deteksi dan cegah sejak dini, sebelum menjadi konflik," ujar Kapolresta Banjarmasin dalam dialog tersebut.

 

Para peserta pun menyambut positif ajakan tersebut. Berbagai aspirasi, saran, dan masukan membangun disampaikan secara terbuka. Mulai dari soal pelayanan kepolisian, potensi kerawanan di lingkungan, hingga pentingnya koordinasi lintas komunitas untuk mencegah konflik sosial.

 

Pendekatan musyawarah dan komunikasi terbuka yang dikedepankan Polresta Banjarmasin ini dinilai menjadi kunci. Permasalahan tidak harus selalu berakhir di meja hukum, tetapi bisa diselesaikan secara cepat dengan mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan tetap berpedoman pada hukum yang berlaku.

 

Yang membuat kegiatan ini semakin berkesan, Polresta Banjarmasin tidak hanya datang membawa pesan kamtibmas, tetapi juga membawa kepedulian.

 

Di akhir kegiatan, Polresta Banjarmasin menyalurkan bantuan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada seluruh peserta komunitas dan ormas yang hadir.

 

Penyaluran beras SPHP ini menjadi simbol bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir sebagai pelayan dan pelindung yang peduli terhadap stabilitas pangan dan kesejahteraan warganya.

 

Langkah humanis ini pun mendapat apresiasi dari para peserta. Sinergi tidak hanya dibangun di atas meja dialog, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Melalui semangat "Polisi Bersama Masyarakat", Polresta Banjarmasin berhasil merajut kembali kepercayaan dan memperkuat kemitraan yang selama ini sudah terjalin baik.

 

Kini, dengan melibatkan Ojol yang menguasai jalanan, Laung Kuning yang solid, dan BATAMAD serta PEPERDAYAK yang menjaga adat dan toleransi, fondasi keamanan Kota Banjarmasin semakin kokoh.

 

Kamtibmas yang kondusif bukan lagi hanya menjadi tugas polisi di kantor, tetapi telah menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. Dari jalanan, dari kampung, dari komunitas, semua bergerak untuk satu tujuan: Banjarmasin yang aman, tertib, damai, dan harmonis untuk semua.(*/Han)

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">