Cuaca
Memuat cuaca...
Hukum & Kriminal

Tumpahan Air Ikan Buat Jalan Sumawe–Turen Berbahaya, Penyiraman Saja Dinilai Belum Cukup

Tumpahan Air Ikan Buat Jalan Sumawe–Turen Berbahaya, Penyiraman Saja Dinilai Belum Cukup
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | MALANG — Ruas jalan raya dari Sumawe hingga Turen, Kabupaten Malang, belakangan ini kerap dalam kondisi licin dan berbau amis menyengat. Keluhan itu muncul diduga akibat tumpahan air ikan dari kendaraan pengangkut yang melintas dari arah Sendangbiru. Kondisi tersebut tidak sekadar mengganggu kenyamanan, melainkan juga terbukti berulang kali memicu kecelakaan, baik bagi pengendara roda dua maupun roda empat. kamis,(05/11/2026).

Gempur rokok

 

Banyak pengguna jalan melintas dengan penuh kehati-hatian, terutama saat pagi dan sore hari. Sisa air ikan yang mengering di permukaan aspal membuat jalan terasa sangat licin, sementara bau amis yang tertinggal di sepanjang jalur cukup menyengat dan mengganggu warga yang tinggal di pinggir jalan maupun pengendara yang lewat.

 

Saat dikonfirmasi awak media RADAR Blambangan, seorang pengusaha ikan menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti keluhan tersebut. "Siap, mas, akan saya sampaikan. Sebenarnya sudah ada bagian yang menyiram jalan," ujarnya.

 

Namun, upaya penyiraman yang dilakukan sejauh ini dinilai belum menyelesaikan akar persoalan. Warga mempertanyakan, apakah penyiraman aspal saja cukup untuk menghilangkan lapisan lendir dan minyak ikan yang membuat permukaan jalan terus-terusan licin? Dan apakah cara itu efektif menghilangkan bau amis yang berulang kali muncul?

 

Masyarakat berharap pihak pengusaha ikan terkait bersama dinas terkait dapat duduk bersama menemukan solusi yang lebih tepat dan berkelanjutan — bukan sekadar membersihkan setelah tumpahan terjadi, melainkan mencegah air ikan tersebut berceceran di jalan sejak awal perjalanan. Dengan demikian, keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dapat terjamin tanpa harus saling menyalahkan.

(Fin/Her)

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">