Cuaca
Memuat cuaca...
Polri

AGUS FLORES BAGIKAN TANGKAPAN LAYAR PERCAKAPAN YANG DISEBUT DENGAN PRESIDEN KE-7 RI JOKO WIDODO: PESAN JAGA KERUKUNAN DAN PERSATUAN DEMI KESEJAHTERAAN RAKYAT

AGUS FLORES BAGIKAN TANGKAPAN LAYAR PERCAKAPAN YANG DISEBUT DENGAN PRESIDEN KE-7 RI JOKO WIDODO: PESAN JAGA KERUKUNAN DAN PERSATUAN DEMI KESEJAHTERAAN RAKYAT
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | JAKARTA, 8 NOVEMBER 2026, - 

Gempur rokok

Sebuah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang disebut sebagai komunikasi antara Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, Agus Flores, dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, menjadi perhatian.

 

Dalam gambar percakapan tersebut, terlihat Agus Flores menyampaikan pesan mengenai komitmennya untuk memberikan perhatian terhadap berbagai kegiatan Kapolri melalui pemberitaan.

 

Dalam pesan yang dikirimkan Agus Flores tertulis, "Saya sudah janji balas budi Kapolri, semua kegiatannya saya muat."

 

Pesan tersebut kemudian mendapatkan balasan yang berisi ajakan untuk terus menjaga kesehatan, semangat, kerukunan, dan persatuan bangsa.

 

"Alhamdulillah tetap sehat, semangat jaga kerukunan dan persatuan demi kesejahteraan rakyat Indonesia yang tercinta ini."

 

Pesan tersebut mengandung nilai kebangsaan yang penting, terutama mengenai perlunya menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

AGUS FLORES DAN KOMITMEN MENGAWAL KINERJA POLRI

 

Dalam percakapan yang ditampilkan, Agus Flores juga memperlihatkan perhatian terhadap kegiatan dan kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.

 

Sebagai Ketua Umum FRN Counter Polri, perhatian terhadap aktivitas kepolisian melalui pemberitaan merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi antara insan pers, masyarakat, dan institusi Polri.

 

Pemberitaan mengenai kinerja kepolisian diharapkan tidak hanya menampilkan kegiatan seremonial, tetapi juga mengangkat pengabdian, pelayanan publik, penegakan hukum, serta berbagai upaya kepolisian dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

 

Agus Flores memandang bahwa hubungan antara insan pers dan institusi kepolisian perlu dibangun atas dasar komunikasi, profesionalisme, keterbukaan informasi, dan tanggung jawab terhadap kepentingan publik.

 

PESAN PERSATUAN DI TENGAH DINAMIKA NASIONAL

 

Menariknya, tangkapan layar tersebut juga memperlihatkan sebuah materi pemberitaan yang diteruskan mengenai Kapolri Jenderal Polisi Dr. Suyudi Ario Seto dalam penanganan perkara dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

 

Di tengah berbagai dinamika nasional, pesan mengenai kerukunan dan persatuan menjadi sangat relevan.

 

Kapolri Suyudi Ario Seto sebelumnya menegaskan bahwa penanganan perkara dugaan penyadapan ilegal merupakan murni proses penegakan hukum dan tidak berkaitan dengan persaingan internal Polri.

 

Prinsip profesionalitas, transparansi, dan supremasi hukum harus tetap menjadi landasan dalam setiap proses penanganan perkara.

 

AGUS FLORES: PERSATUAN BANGSA HARUS MENJADI PRIORITAS

 

Pesan mengenai pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan merupakan pengingat bahwa perbedaan pandangan maupun dinamika politik tidak seharusnya memecah belah masyarakat.

 

Kepentingan bangsa dan negara harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun pribadi.

 

Insan pers juga mempunyai tanggung jawab besar dalam menjaga ruang informasi agar tidak dipenuhi kabar yang belum terverifikasi, fitnah, maupun informasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

 

FRN Counter Polri diharapkan terus mendorong pemberitaan yang berimbang, mengedepankan fakta, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui kinerja institusi negara secara objektif.

 

Pada akhirnya, pesan yang ditampilkan dalam percakapan tersebut menitikberatkan pada satu hal penting: menjaga kesehatan, memperkuat persaudaraan, merawat kerukunan, dan mempertahankan persatuan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

 

Persatuan bangsa bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, kepolisian, dan insan pers.

(Maha) 

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">