Cuaca
Memuat cuaca...
Polri

AGUS FLORES KELUARKAN INSTRUKSI KERAS! WARTAWAN FAST RESPON SE-INDONESIA DIMINTA KAWAL PROGRAM KAPOLRI, PANTAU SARANG NARKOBA HINGGA BEKING KEJAHATAN ILEGAL!

AGUS FLORES KELUARKAN INSTRUKSI KERAS! WARTAWAN FAST RESPON SE-INDONESIA DIMINTA KAWAL PROGRAM KAPOLRI, PANTAU SARANG NARKOBA HINGGA BEKING KEJAHATAN ILEGAL!
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | JAKARTA – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (FRN) Counter Polri, Raden Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo, S.H., M.H., yang dikenal dengan sapaan Agus Flores, mengeluarkan himbauan tegas kepada seluruh jajaran wartawan Fast Respon di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, termasuk wilayah Jabodetabek dan Pulau Jawa.

Gempur rokok

 

Melalui surat bernomor 201103/Perkumpulan Wartawan/FRN Counter Polri/XI/2026, tertanggal 6 November 2026, Agus Flores menyerukan agar seluruh wartawan Fast Respon mengambil peran aktif dalam mendukung dan mengawal program Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.H., M.H.

 

Instruksi tersebut bukan sekadar imbauan organisasi. Agus Flores menegaskan bahwa seluruh kekuatan jaringan wartawan Fast Respon di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kota hingga pelosok daerah harus bergerak menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.

 

Ada tiga agenda utama yang menjadi perhatian, yakni penegakan hukum yang adil, merata dan tidak pandang bulu, program Polisi untuk Masyarakat, serta pemberantasan narkoba.

 

DUKUNG PROGRAM KAPOLRI, AGUS FLORES TEGASKAN HARGA MATI!

 

Dalam surat edarannya, Agus Flores menegaskan bahwa dukungan terhadap program Kapolri harus diwujudkan melalui kerja nyata, pengawasan, pemberitaan kritis, dan penyampaian informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Seluruh wartawan Fast Respon diminta tidak hanya menjadi penonton terhadap berbagai persoalan hukum di daerah. Sebaliknya, mereka harus hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, melakukan pemantauan, serta menyampaikan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan.

 

Agus Flores juga memberikan perhatian khusus terhadap perilaku oknum pejabat Polri di daerah yang diduga masih menunjukkan sikap arogan atau memberikan keterangan tidak benar kepada masyarakat.

 

Apabila ditemukan dugaan tersebut dan disertai bukti yang valid, wartawan Fast Respon diminta menyampaikan laporan langsung kepada Ketua Umum untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme organisasi dan jalur yang semestinya.

 

BIDIK JARINGAN NARKOBA, TELUSURI DUGAAN BEKING!

 

Tak berhenti pada pengawasan pelayanan kepolisian, Agus Flores juga menginstruksikan seluruh jajaran Fast Respon untuk melakukan pemantauan dan pemetaan terhadap wilayah yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba.

 

Perhatian juga diarahkan pada dugaan keterlibatan pihak-pihak yang melindungi atau membekingi aktivitas ilegal.

 

Sejumlah persoalan lain turut menjadi sasaran pemantauan, antara lain:

 

1. Dugaan jaringan peredaran narkoba dan pihak yang diduga melindunginya.

2. Praktik penyalahgunaan dan distribusi BBM solar ilegal.

3. Aktivitas pertambangan ilegal.

4. Dugaan pembalakan liar atau illegal logging yang merusak kawasan hutan.

5. Dugaan penyimpangan maupun penyalahgunaan kewenangan oleh oknum aparat di daerah.

 

Pesan Agus Flores cukup jelas: tidak boleh ada pembiaran terhadap dugaan kejahatan yang merugikan masyarakat dan negara.

 

Namun, seluruh hasil pemantauan harus didasarkan pada fakta, dokumen, keterangan narasumber yang dapat dipertanggungjawabkan, serta tetap mengedepankan prinsip praduga tak bersalah dan konfirmasi kepada pihak terkait.

 

DARI ACEH HINGGA PAPUA, FAST RESPON DIMINTA SATU KOMANDO

 

Dengan jaringan wartawan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, Agus Flores berharap Fast Respon dapat menjadi mitra kontrol sosial yang konstruktif bagi institusi Polri.

 

Surat himbauan tersebut juga ditembuskan kepada Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.H., M.H., serta Dewan Pembina Fast Respon, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Agus Andrianto, S.H., M.H.

 

Agus Flores menegaskan bahwa dukungan terhadap Polri bukan berarti menutup mata terhadap kekurangan. Justru melalui kontrol sosial dan pemberitaan yang objektif, institusi kepolisian diharapkan semakin profesional, transparan, dan dipercaya masyarakat.

 

PESAN TEGAS AGUS FLORES: KAWAL YANG BENAR, UNGKAP YANG MENYIMPANG, DAN JANGAN TAKUT MENYAMPAIKAN FAKTA!

 

Melalui instruksi ini, Fast Respon diharapkan mampu memperkuat peran pers sebagai penyampai informasi, pengawas sosial, sekaligus jembatan komunikasi antara masyarakat dan institusi Polri.

 

Dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia, seluruh wartawan Fast Respon diharapkan bergerak dengan satu semangat: mendukung penegakan hukum yang berkeadilan, mengawal pemberantasan narkoba, dan melawan segala bentuk kejahatan yang merugikan rakyat.

 

FAST RESPON BERGERAK, PERS MENGAWAL, HUKUM HARUS TEGAK TANPA PANDANG BULU!

(Maha) 

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">