Cuaca
Memuat cuaca...
Umum

Dampak Kegaduhan Disorot, Warga dan Pedagang Nambangan Kidul Ingin Lingkungan Kondusif

Dampak Kegaduhan Disorot, Warga dan Pedagang Nambangan Kidul Ingin Lingkungan Kondusif
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

 

RADARBLAMBANGANEWS.COM, | MADIUN KOTA  – Sejumlah elemen masyarakat Kelurahan Nambangan Kidul, Kota Madiun, menyampaikan harapan agar situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka tetap kondusif. Warga mengaku tidak ingin kembali terdampak kegaduhan yang dinilai berimbas pada kehidupan sosial maupun aktivitas ekonomi masyarakat.

 

Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan ngopi bareng bersama Kapolres Madiun Kota, AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto, di Joglo Aspirasi dan Komunikasi, Joglo Wibowo, Minggu (18/10/2026).

 

Endra, salah satu warga Nambangan Kidul, menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Madiun Kota atas ruang komunikasi yang diberikan kepada masyarakat. Ia berharap situasi di wilayahnya tetap aman dan warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terganggu persoalan yang berpotensi memicu konflik.

 

“Terima kasih kepada Kapolres Madiun Kota yang telah memberikan ruang komunikasi kepada masyarakat. Kami sebagai warga Nambangan Kidul tidak ingin ada kegaduhan. Kami ingin lingkungan tetap aman, tenteram, dan kondusif,” ujar Endra.

 

Di sisi lain, berdasarkan informasi yang tertuang dalam pamflet yang terpasang di tembok padepokan, terdapat pertanyaan dari unsur RT setempat mengenai surat keterangan domisili. Pertanyaan itu berkaitan dengan keberadaan dan aktivitas kelompok dari Jakarta di lingkungan Nambangan Kidul.

 

Warga juga menyoroti kegiatan yang menurut mereka kerap diwarnai kedatangan massa dari luar Kota Madiun dan berujung pada kegaduhan. Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena lingkungan permukiman seharusnya tetap menjadi ruang yang aman bagi warga.

 

Riyadi, Ketua RT setempat, turut menyampaikan keberatannya apabila Jalan Merak Nomor 10 kembali digunakan untuk pelaksanaan Parluh kedua. Sikap tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

 

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Nambangan Kidul, Doni, menyayangkan apabila kegaduhan kembali terjadi. Menurutnya, dampaknya tidak hanya dirasakan warga, tetapi juga para pedagang di kawasan Nambangan Kidul yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas ekonomi sehari-hari.

 

Ia berharap setiap kegiatan yang berpotensi mengundang banyak orang dapat mempertimbangkan kondisi lingkungan serta dampaknya terhadap masyarakat sekitar.

 

Bagi masyarakat Nambangan Kidul, persoalan utamanya adalah menjaga ketenteraman lingkungan. Warga berharap setiap pihak dapat mengedepankan komunikasi, menghormati kepentingan masyarakat setempat, serta menyelesaikan perbedaan melalui jalur yang tertib dan sesuai ketentuan.

 

Aspirasi warga tersebut menjadi pengingat bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan juga membutuhkan kesadaran semua pihak. Masyarakat Nambangan Kidul berharap Jalan Merak dan lingkungan sekitarnya tetap kondusif, tanpa kegaduhan yang mengganggu kehidupan sosial maupun perekonomian warga.(Team)

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">