Cuaca
Memuat cuaca...
Umum

GEMA SHOLAWAT DI TANAH WALI: GKN RESMI DIDEKLARASIKAN DI DEMAK, AJAK SELURUH ANAK BANGSA BANGKIT

GEMA SHOLAWAT DI TANAH WALI: GKN RESMI DIDEKLARASIKAN DI DEMAK, AJAK SELURUH ANAK BANGSA BANGKIT
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | DEMAK - Langit Demak bergemuruh oleh sholawat. Ribuan jamaah Majlis Dzikir dan Sholawat Gandrung Nabi asal Grobogan Purwodadi memadati lokasi, mengiringi momen bersejarah Deklarasi Gerakan Kebangkitan Nuswantoro (GKN), Sabtu malam (18/10/2026).

 

Sebelum deklarasi, Dewan Pimpinan Nasional GKN melakukan ziarah bersama di Makam Sultan Raden Fatah, pendiri Kesultanan Demak. Sebuah simbol bahwa kebangkitan ini berakar pada sejarah dan perjuangan para wali.

 

Suasana haru dan khidmat begitu terasa. Bukan sekadar deklarasi organisasi, ini adalah ikrar kebangkitan.

 

*Satu Tekad untuk Indonesia Emas 2045*

 

Ketua Panitia sekaligus Sekjen Nasional GKN, *KH. Nurul Muttaqin, S.HI., MH*, dalam sambutannya menegaskan dengan lantang:

 

"GKN berdiri dengan satu tekad bulat. Terwujudnya kebangkitan Nuswantoro sebagai gerakan persatuan dan kemajuan bangsa yang berakar pada nilai luhur budaya Nusantara, berlandaskan iman dan moralitas, untuk melahirkan generasi unggul menyongsong Indonesia Emas 2045."

 

Ia menegaskan visi ini bukan slogan manis.

 

"Empat pilar misi kita jelas: Pertama, membangun nasionalisme dan cinta tanah air, menggembleng kesadaran sejarah agar kita tidak menjadi bangsa yang amnesia jati diri. Kedua, membangun karakter pemuda yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berjiwa pengabdian tanpa pamrih. Ketiga, menguatkan persatuan dan mengunci rapat pintu perpecahan," tegasnya.

 

Usai deklarasi, GKN akan langsung menggelar Raker Nasional untuk menunjukkan karya nyata bagi bangsa.

 

*Ketuk Pintu Langit, Ketuk Hati Nusantara*

 

Ketua Umum GKN, *Dr. Mubarok, SKM., MM*, mengatakan pemilihan Demak bukan kebetulan.

 

"Malam ini di bumi Demak yang sakral, tempat berseminya peradaban para wali, kita tidak sekadar bersilaturahmi. Kita berkumpul untuk mengetuk pintu langit dengan sholawat, sembari mengetuk hati nurani bumi Nusantara yang sedang tertidur," ujarnya menggetarkan jamaah.

 

"Dari Demak, mari kita gaungkan semangat ini dari Sabang sampai Merauke!"

 

*Untuk Semua Golongan, Untuk Semua Agama*

 

Sementara itu, Penasehat GKN, *KH. Ahmad Riyadh Mustoffa*, menegaskan GKN adalah rumah besar untuk semua.

 

"GKN didirikan oleh teman-teman yang punya ide dan gagasan besar bagaimana mempersatukan WNI dari semua elemen, baik umat Islam maupun umat agama lain. Kami berharap GKN bisa bermanfaat bagi seluruh warga negara, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, hingga memerdekakan diri dari segala bentuk penjajahan ekonomi dan spiritual," tuturnya.

 

Deklarasi berjalan lancar, khidmat, dan disaksikan ribuan masyarakat yang memadati lokasi hingga larut malam dengan lantunan sholawat.

 

*PINTU GKN TERBUKA UNTUK ANDA*

 

Gerakan Kebangkitan Nuswantoro memanggil putra-putri terbaik bangsa. Jika Anda rindu Indonesia yang bersatu, beriman, berbudaya, dan berdaulat, inilah saatnya bergabung.

 

*Mari Bangkit Bersama Nuswantoro!*

 

 

( LIMBAD86/AGS ROMADON)

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">