Isu Pilgub Bali Menguat, Kembang Hartawan Pasang Badan: Tuntaskan Program Dulu, Politik Belakangan!
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | JEMBRANA, BALI – Isu politik mulai menyeret nama Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan ke dalam pusaran spekulasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali. Namun, di tengah sorotan publik dan aktivitasnya yang kerap menghiasi media sosial, Kembang justru menegaskan satu hal: dirinya belum berpikir untuk melangkah ke panggung Pilgub Bali.

Alih-alih sibuk membangun popularitas politik, Kembang mengaku masih memiliki pekerjaan besar yang harus dituntaskan di Kabupaten Jembrana. Persoalan mendasar masyarakat, realisasi program prioritas, hingga peningkatan kesejahteraan warga menjadi agenda utama yang menurutnya tidak boleh terbengkalai.




Ia pun membantah anggapan bahwa publikasi aktivitasnya di media sosial merupakan strategi pencitraan untuk memuluskan langkah menuju kontestasi politik tingkat provinsi.
“Kami ingin fokus bekerja, kerja terus dan turun ke masyarakat. Kami bekerja agar publik tahu kami berbuat dan masyarakat merasakan. Jadi, benar-benar riil di lapangan, bukan sengaja dicitrakan,” tegas Kembang saat dihubungi, Rabu (28/10).




Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa aktivitas pemerintah yang dipublikasikan bukan sekadar panggung untuk membangun citra, melainkan bagian dari keterbukaan dan pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Menurut Kembang, publik berhak mengetahui apa yang dikerjakan pemerintah. Sebab, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya disampaikan melalui janji, tetapi harus dibuktikan melalui program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.




PROGRAM PRIORITAS JADI TARUHAN KINERJA
Bersama Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Kembang mengklaim sejumlah program unggulan telah mulai direalisasikan sejak awal masa kepemimpinannya.




Program tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari pelayanan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan, infrastruktur, hingga perlindungan sosial.
Di bidang pelayanan kesehatan, Pemkab Jembrana menghadirkan rumah singgah serta mobil layanan antarjemput pasien. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.




Tak hanya itu, bantuan mobil pikap untuk desa adat juga menjadi salah satu program yang telah direalisasikan guna mendukung kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
Pada sektor ekonomi, pemerintah daerah menjalankan subsidi kredit bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Peserta Pemagangan Luar Negeri (PPLN). Program Bedah Warung turut digulirkan untuk membantu pelaku usaha mikro agar mampu mempertahankan sekaligus mengembangkan usahanya.




Sementara di bidang pendidikan, Pemkab Jembrana mendorong pemberian beasiswa serta menyediakan layanan psikotes gratis bagi siswa sekolah menengah.
Di sektor infrastruktur, percepatan perbaikan jalan hingga wilayah pelosok menjadi perhatian serius. Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas perekonomian daerah.
KEMISKINAN DAN KESEJAHTERAAN WARGA JADI PERHATIAN
Persoalan sosial juga menjadi salah satu fokus pemerintahan Kembang-Patriana.
Program Bedah Rumah Layak Huni bagi keluarga kurang mampu terus dijalankan. Pemerintah daerah juga melakukan pemutakhiran data kemiskinan untuk memastikan bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Kembang, seluruh program tersebut bukan sekadar daftar kegiatan pemerintahan. Tantangan sesungguhnya adalah memastikan setiap kebijakan memberikan dampak nyata dan mampu menjawab persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat.
Karena itu, ia menegaskan seluruh program prioritas harus terus dikawal hingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga Jembrana.
TEGASKAN BELUM ADA PEMBICARAAN PILGUB BALI
Di tengah berkembangnya spekulasi mengenai kemungkinan dirinya maju dalam Pilgub Bali, Kembang memberikan jawaban tegas.
Ia mengaku belum pernah melakukan pembicaraan mengenai pencalonan sebagai Gubernur maupun Wakil Gubernur Bali. Bahkan, menurutnya, belum ada niatan untuk memasuki kontestasi politik tersebut.
“Ini bukan pencitraan, melainkan bentuk pertanggungjawaban kinerja agar publik tahu dan merasakan apa yang sudah diperbuat. Mengenai isu Pilgub, saya tegaskan belum pernah ada pembicaraan sama sekali dan belum ada niatan maju sebagai Gubernur maupun Wakil Gubernur Bali. Fokus saya saat ini hanya bekerja dan menuntaskan persoalan mendasar warga Jembrana,” pungkasnya.
Pernyataan Kembang menjadi penegasan di tengah dinamika politik Bali yang mulai menghangat. Untuk saat ini, ia memilih tetap berada di jalur pemerintahan daerah, mengawal program prioritas, dan memastikan persoalan masyarakat Jembrana menjadi agenda utama.
Bagi Kembang, jabatan bukan sekadar panggung politik. Ukuran keberhasilan kepemimpinan, menurutnya, terletak pada sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. (Echa)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati