Cuaca
Memuat cuaca...
Peristiwa

Peringati Hari Santri, MWC NU Kemlagi Gelar Upacara Peringatan dan Doa Bersama.

Peringati Hari Santri, MWC NU Kemlagi Gelar Upacara Peringatan dan Doa Bersama.
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | MOJOKERTO – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kemlagi menggelar Upacara Peringatan Hari Santri dengan penuh khidmat. Acara yang dihadiri oleh jajaran pengurus Syuriyah MWC NU Kemlagi, tokoh masyarakat, unsur kepolisian/TNI, organisasi kepemudaan, hingga perguruan pencak silat PSHT ini diisi dengan amanat penguatan jiwa perjuangan santri serta doa bersama.   

 

 

dalam amanatnya menekankan pentingnya landasan Hablum minallah dan Hablum minannas dalam setiap langkah perjuangan. Beliau menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar seremoni belaka, melainkan bentuk ikhtiar dan keteguhan tekad untuk menjawab panggilan agama dan bangsa.   

 

 

"Upacara peringatan Hari Santri pagi ini adalah jawaban atas seruan Allah yang disampaikan dalam Al-Qur'an. Kita bersama-sama bertekad secara bulat menjadi penolong agama Allah (Nahnu Ansharullah). Kita meneguhkan tekad mewujudkan Islam sebagai milah yang menebarkan kerahmatan atas alam dan membangun peradaban yang luhur," tegasnya.   

 

 

Ia juga mengingatkan bahwa santri masa kini harus mampu menghadapi tantangan era modern, seperti penurunan moralitas dan maraknya berita bohong (hoax).   

 

 

Libatkan PSHT dan Elemen Masyarakat untuk Persatuan

Salah satu hal menarik dalam peringatan Hari Santri kali ini adalah keterlibatan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) berdampingan dengan para santri dan banom NU.   

 

 

Ketua MWC NU Kemlagi, Ali Imron, menjelaskan alasan di balik penggabungan elemen santri dan organisasi pencak silat dalam kegiatan tersebut.   

 

 

"Jiwa santri adalah jiwa yang terbuka. Bhinneka Tunggal Ika itu harus menempatkan santri di garda terdepan. Seluruh eksponen bangsa ini harus bisa lekat di tangan santri. Kita hari ini digempur oleh berita-berita hoax, jadi yang penting kita rukun, berdoa, dan berjuang bersama," ungkap Ali Imron.   

 

 

Sementara itu, perwakilan dari aparat keamanan setempat mengapresiasi keterlibatan PSHT sebagai bentuk pembinaan serta sinergi pengamanan swakarsa di wilayah Kemlagi. Keterlibatan berbagai pihak ini diharapkan dapat terus memupuk rasa nasionalisme, kebersamaan, dan menjaga kondusifitas lingkungan.   

 

 

Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipandu oleh lima jajaran Syuriyah MWC NU Kemlagi. (Mahmudah)

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">