Cuaca
Memuat cuaca...
Hukum & Kriminal

Tak Ada Ruang untuk Kecurangan! Irjen Kemenimipas Awasi Ketat Seleksi Taruna Poltekimipas 2026

Tak Ada Ruang untuk Kecurangan! Irjen Kemenimipas Awasi Ketat Seleksi Taruna Poltekimipas 2026
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | DEPOK – Integritas menjadi harga mati dalam proses penerimaan calon aparatur negara. Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rudi Setiawan, turun langsung mengawasi seleksi kesehatan dan pengamatan fisik calon taruna/taruni Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) Tahun 2026. Pesannya tegas: seleksi harus berjalan bersih, transparan, dan bebas dari praktik kolusi maupun manipulasi.

 

Pengawasan tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (15/10/2026). Kehadiran Irjen Kemenimipas ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap tahapan seleksi berlangsung sesuai aturan, dengan memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh peserta.

 

Bukan sekadar meninjau pelaksanaan pemeriksaan, Rudi Setiawan juga menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen calon aparatur negara. Seleksi harus mengedepankan kemampuan dan kelayakan peserta, bukan kepentingan tertentu.

 

Pemeriksaan Kesehatan Jadi Gerbang Penentu

 

Dalam peninjauan tersebut, Irjen Rudi melihat langsung pelaksanaan sejumlah pemeriksaan kesehatan dan pengamatan fisik. Tahap ini meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan fisik oleh dokter umum, kesehatan gigi dan penglihatan, elektrokardiogram (EKG), radiologi, pengambilan sampel darah, hingga pemeriksaan urine.

 

Seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting dalam menilai kesesuaian kondisi kesehatan peserta dengan persyaratan yang telah ditetapkan.

 

Bagi para calon taruna dan taruni, tahapan ini bukan hanya ujian fisik, melainkan juga bagian dari proses awal menuju pengabdian sebagai aparatur negara di bidang imigrasi maupun pemasyarakatan.

 

Mewakili Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi menyampaikan pesan agar seluruh peserta mengandalkan kemampuan diri sendiri serta mengikuti setiap tahapan dengan penuh tanggung jawab.

 

“Pada kesempatan ini mewakili Bapak Menteri menyampaikan pesan beliau bahwa kalian adalah harapan kami semua, harapan Bapak Menteri, harapan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, bahkan harapan Indonesia,” ujar Rudi Setiawan.

 

Ia mengingatkan bahwa peserta yang nantinya lolos seleksi akan memikul tanggung jawab pengabdian kepada negara. Karena itu, kesiapan diri, kedisiplinan, dan integritas harus menjadi fondasi sejak proses penerimaan.

 

Peringatan Tegas: Tidak Ada Kolusi, Tidak Ada Manipulasi

 

Tak hanya peserta, panitia seleksi juga mendapat penekanan khusus. Irjen Rudi meminta seluruh petugas menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Tim pengawas pun diminta menjalankan fungsi kontrol secara optimal untuk mencegah potensi penyimpangan dalam setiap tahapan seleksi.

 

“Kami telah berpesan kepada seluruh panitia agar melaksanakan proses seleksi kesehatan jasmani ini sebaik-baiknya. Tidak ada kolusi, tidak ada manipulasi, dan tidak dipungut biaya,” tegasnya.

 

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa proses penerimaan calon taruna/taruni Poltekimipas harus berjalan berdasarkan standar dan ketentuan resmi. Peserta diharapkan mampu membuktikan kelayakan mereka melalui hasil pemeriksaan dan kemampuan masing-masing.

 

Dengan demikian, transparansi bukan hanya menjadi slogan, tetapi harus tercermin dalam pelaksanaan seleksi dan pertanggungjawaban setiap tahapan.

 

Live Dashboard Perkuat Pengawasan Seleksi

 

Untuk memperkuat pengawasan, Kemenimipas juga memanfaatkan Live Dashboard Seleksi Kesehatan dan Pemeriksaan Fisik. Sistem ini menyediakan informasi pelaksanaan seleksi, mulai dari rekapitulasi kehadiran peserta secara real time hingga akses terhadap dokumen dan regulasi terkait.

 

Dashboard tersebut juga memuat rekapitulasi penilaian setelah pemeriksaan dan proses penilaian selesai. Pemanfaatan sistem ini diharapkan membantu pelaksanaan pemantauan menjadi lebih terstruktur dan mendukung akuntabilitas proses seleksi.

 

Kehadiran teknologi tersebut menjadi salah satu instrumen pendukung pengawasan, sehingga pelaksanaan seleksi dapat dipantau berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku.

 

Tes Jasmani Menanti, Integritas Tetap Jadi Taruhan

 

Pengawasan tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan. Kemenimipas menjadwalkan tahapan tes jasmani bagi calon taruna/taruni Poltekimipas pada 19 Oktober 2026.

 

Tahapan berikutnya itu akan kembali menjadi bagian dari proses penilaian kemampuan peserta sesuai persyaratan seleksi.

 

Melalui pengawasan berkelanjutan, Kemenimipas menegaskan komitmennya untuk menjaga penerimaan calon taruna/taruni Tahun 2026 tetap bersih, transparan, dan akuntabel.

 

Publik tentu berharap komitmen tersebut diwujudkan secara konsisten hingga seluruh rangkaian seleksi berakhir. Sebab, proses rekrutmen yang berintegritas merupakan fondasi penting dalam menyiapkan aparatur negara yang profesional, disiplin, dan bertanggung jawab.

 

Seleksi yang bersih bukan sekadar soal meluluskan peserta terbaik, melainkan memastikan setiap orang memperoleh kesempatan yang adil melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan.***

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">