Perkuat Penanggulangan Bencana di Wilayah Perbatasan, BPBD Tulungagung–Trenggalek Teken PKS
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
RADARBLAMBANGANNEWS.COM | Tulungagung, -
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung menjalin sinergi dengan BPBD Kabupaten Trenggalek melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang penanggulangan bencana.




Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 30 September 2026, di Kantor BPBD Kabupaten Trenggalek, Jalan Kanjeng Jimat Nomor 191-A, Desa Rejowinangun, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Trenggalek beserta jajaran pejabat dan staf, serta Kalaksa BPBD Kabupaten Tulungagung bersama perwakilan pejabat dan staf.




Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tulungagung, Sudarmaji, S.Sos., M.Si., mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) suburusan kebencanaan sekaligus meningkatkan efektivitas penyelenggaraan penanggulangan bencana.
“Di beberapa titik lokasi perbatasan antara Tulungagung dan Trenggalek ada potensi kerawanan bencana yang tinggi, seperti tanah longsor, banjir, dan angin kencang. Kalau penanganannya sendiri-sendiri, pasti kurang maksimal. Maka diperlukan sinergitas antara BPBD Tulungagung dan Trenggalek dalam sebuah Perjanjian Kerja Sama penanggulangan bencana yang terintegrasi,” ujar Sudarmaji.




Kerja sama tersebut mencakup tiga fase penanggulangan bencana, yaitu tahap prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana.
Sudarmaji menegaskan, sasaran utama PKS tersebut adalah memastikan penanganan bencana di wilayah perbatasan dapat dilakukan secara bersama sehingga dampaknya dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.




“Tujuan kita jelas, melakukan kerja sama penanggulangan bencana khususnya di wilayah perbatasan Tulungagung–Trenggalek. Selain itu, kita juga akan melakukan peningkatan kapasitas bersama para personel dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana melalui berbagai kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan, seperti apel gelar pasukan dan simulasi bencana, pelatihan bersama terkait mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, dan sebagainya,” tambahnya.
Dengan adanya PKS tersebut, kedua BPBD diharapkan dapat saling mendukung dalam pemanfaatan sumber daya, personel, logistik, serta informasi kebencanaan.




Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat respons terhadap kejadian bencana, khususnya di wilayah perbatasan, sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan secara cepat dan tepat.
(BambangTrimono)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati