Cuaca
Memuat cuaca...
Opini

JENDRAL SUYUDI ARIO SETO DAN HARAPAN BESAR MEMBERSIHKAN POLRI DARI NARKOBA.

JENDRAL SUYUDI ARIO SETO DAN HARAPAN BESAR MEMBERSIHKAN POLRI DARI NARKOBA.
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

Herman Sjahthi, S.H., M.Pd., CBC.

(Sekretaris GMDM DPW Banyuwangi)

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | Pengangkatan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026 membuka harapan baru bagi masyarakat Indonesia. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNN, Suyudi memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan penegakan hukum. DPR telah menyetujui pengangkatannya setelah uji kelayakan dan kepatutan. 

 

Namun, jabatan Kapolri bukan sekadar kehormatan, melainkan mandat moral yang sangat berat. Rakyat menunggu keberanian untuk membersihkan institusi kepolisian dari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan, termasuk apabila terdapat anggota yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Jangan sampai narkoba hanya diburu di jalanan, sementara jika ada oknum yang bermain dari dalam institusi, justru dibiarkan. *Hukum harus tajam kepada pengedar, bandar, pengguna, dan siapa pun aparat yang melindungi atau terlibat di dalamnya.*

 

Harapan yang sama harus diarahkan kepada lembaga pemasyarakatan. Lapas tidak boleh berubah menjadi pusat kendali bisnis narkoba dari balik jeruji besi. Jika ada narapidana, petugas, atau pihak lain yang terbukti mengendalikan peredaran narkotika dari dalam maupun melalui jaringan lapas, maka harus ditindak secara tegas berdasarkan hukum. *Seragam, jabatan, pangkat, maupun status sebagai narapidana tidak boleh menjadi tameng bagi siapa pun.*

 

Pengalaman Suyudi sebagai Kepala BNN membuat publik memiliki alasan untuk menaruh perhatian besar terhadap agenda pemberantasan narkotika. BNN melaporkan bahwa pada 2026 telah menyita 12,3 ton barang bukti narkotika dan menghentikan nilai ekonomi narkotika sebesar Rp16,5 triliun. Tantangannya sekarang jauh lebih luas: semangat pemberantasan narkoba harus dibawa ke seluruh tubuh Polri dengan pengawasan internal yang kuat, transparansi, penindakan berbasis bukti, serta perlindungan terhadap masyarakat yang berani melapor. 

 

*Rakyat tidak membutuhkan Kapolri yang hanya pandai membuat slogan. Rakyat membutuhkan Kapolri yang berani membuktikan bahwa hukum tidak mengenal kawan dan lawan.* Harapannya jelas: jangan ada lagi ruang aman bagi bandar narkoba, jangan ada aparat yang menjadi beking, jangan ada jaringan narkoba yang merasa kebal hukum, dan jangan biarkan lapas menjadi tempat mengendalikan kejahatan. Jika ada oknum Polri maupun petugas lapas yang terbukti terlibat, **tindak tanpa kompromi sesuai hukum.** Inilah ujian sesungguhnya bagi kepemimpinan Suyudi Ario Seto: apakah pemberantasan narkoba hanya menjadi program, atau benar-benar menjadi perang terhadap jaringan narkotika tanpa pandang bulu.

 

HS.

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN