Cuaca
Memuat cuaca...
Peristiwa

MICHAEL EDY HARIYANTO ANGKAT TOPI! Apresiasi LIRA Gerry Oktavian Berani Dampingi Warga, Pohon 25 Tahun Roboh akibat Normalisasi Sungai

MICHAEL EDY HARIYANTO ANGKAT TOPI! Apresiasi LIRA Gerry Oktavian Berani Dampingi Warga, Pohon 25 Tahun Roboh akibat Normalisasi Sungai
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | BANYUWANGI – Sikap berani mendampingi masyarakat yang merasa dirugikan akibat pekerjaan normalisasi sungai mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Banyuwangi Fraksi Demokrat, Michael Edy Hariyanto, S.H. Ia memberikan penghargaan kepada LSM LIRA Banyuwangi di bawah kepemimpinan Bupati LIRA, Gerry Oktavian, yang turun langsung mendampingi warga memperjuangkan kejelasan atas kerusakan tanaman mereka.

Gempur rokok

 

Persoalan ini menjadi perhatian setelah sejumlah pohon milik warga dilaporkan roboh akibat pekerjaan normalisasi sungai. Pohon-pohon tersebut disebut telah ditanam dan dirawat selama kurang lebih 25 tahun. Kerusakan itu memunculkan tuntutan agar pihak berwenang memberikan penjelasan serta mencari solusi atas kerugian yang dialami masyarakat.

 

Di tengah persoalan tersebut, kehadiran Gerry Oktavian bersama LIRA dinilai menjadi bagian penting dalam menyuarakan keluhan warga agar mendapat perhatian dari pemerintah dan instansi terkait.

 

Michael Edy Hariyanto Apresiasi Keberanian LIRA Dampingi Rakyat

 

Ketua DPRD Banyuwangi Fraksi Demokrat, Michael Edy Hariyanto, S.H., menyampaikan apresiasi terhadap langkah LIRA yang bersedia mendampingi warga terdampak. Baginya, kepentingan masyarakat harus tetap menjadi perhatian ketika sebuah program pembangunan dilaksanakan.

 

Michael menegaskan bahwa program normalisasi sungai untuk mengatasi banjir pada dasarnya memiliki tujuan yang baik. Namun, pelaksanaannya juga harus memperhatikan dampak terhadap masyarakat, terutama apabila terdapat lahan dan tanaman warga yang mengalami kerusakan.

 

Program pemerintah boleh bertujuan baik, tetapi warga yang terdampak tidak boleh dibiarkan menghadapi persoalannya sendirian.

 

Sikap LIRA yang turun mendampingi masyarakat menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi agar persoalan tersebut tidak berhenti pada keluhan, tetapi berlanjut pada pembahasan dan penyelesaian yang jelas.

 

Gerry Oktavian Turun Dampingi Warga, Pohon Puluhan Tahun Jadi Sorotan

 

Bupati LIRA Banyuwangi, Gerry Oktavian, sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya telah meninjau langsung lokasi yang dikeluhkan warga. Dari peninjauan tersebut, ia mengungkapkan adanya pohon-pohon yang dilaporkan roboh akibat pekerjaan normalisasi sungai.

 

Tanaman yang disebut terdampak antara lain pohon jati dan sejumlah jenis pohon lainnya. Sebagian pohon dikabarkan telah ditanam selama kurang lebih 25 tahun.

 

Kerusakan tersebut bukan persoalan sepele bagi warga yang selama bertahun-tahun merawat tanaman di lahannya. Karena itu, LIRA mendesak agar pemerintah dan instansi berwenang segera melakukan pendataan, memeriksa kerugian, serta membahas kemungkinan ganti rugi atau kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Gerry juga berharap pemerintah daerah tidak saling melempar tanggung jawab, mengingat program tersebut disebut melibatkan kewenangan pemerintah di tingkat provinsi atau kementerian.

 

Menurutnya, masyarakat membutuhkan solusi konkret, bukan ketidakpastian yang berkepanjangan.

 

DPRD dan LIRA Soroti Nasib Warga Terdampak

 

Apresiasi Michael terhadap LIRA mempertegas pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mengawal aspirasi masyarakat. DPRD memiliki peran dalam mendorong penyelesaian melalui koordinasi dan pengawasan, sedangkan LIRA menyuarakan keluhan warga yang membutuhkan kejelasan.

 

Langkah selanjutnya adalah memastikan status lahan, batas pekerjaan normalisasi, jumlah pohon yang rusak, serta nilai kerugian melalui pemeriksaan bersama. Instansi pelaksana dan pihak yang berwenang juga perlu memberikan penjelasan agar tidak terjadi simpang siur informasi.

 

Persoalan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur untuk kepentingan umum harus dijalankan dengan memperhatikan hak masyarakat yang terdampak.

 

Apresiasi boleh diberikan, tetapi penyelesaian tetap menjadi tujuan utama. Warga kini menantikan kepastian dari pihak berwenang mengenai kerusakan tanaman yang mereka alami dan mekanisme penyelesaian yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Sebab, ketika pohon yang telah dirawat selama puluhan tahun dilaporkan roboh, yang dibutuhkan warga bukan hanya perhatian, melainkan juga kejelasan tanggung jawab dan solusi yang adil.(Maha) 

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">