Cuaca
Memuat cuaca...
Hukum & Kriminal

Agus Andrianto Kobarkan Semangat Hari Bakti Kemenimipas! Bantuan Air Bersih Hingga Sumur Bor Jadi Bukti Pengabdian

Agus Andrianto Kobarkan Semangat Hari Bakti Kemenimipas! Bantuan Air Bersih Hingga Sumur Bor Jadi Bukti Pengabdian
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | TANGERANG – Pengabdian bukan sekadar slogan, pelayanan bukan hanya rutinitas, dan pembinaan bukan sekadar formalitas. Pesan kuat inilah yang mewarnai Kick Off Peringatan Hari Bakti ke-2 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 yang resmi dibuka Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, di Auditorium Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas), Tangerang, Rabu (28/10/2026).

Gempur rokok

 

Mengusung tema “Imipas Melayani, Tegas Menjaga, Tulus Membina”, peringatan Hari Bakti ke-2 menjadi momentum penting bagi Kemenimipas untuk memperkuat transformasi kelembagaan sekaligus membuktikan bahwa kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat.

 

Di bawah kepemimpinan Menteri Agus Andrianto, Hari Bakti kali ini tidak diarahkan sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi panggilan bagi seluruh insan Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memperkokoh integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperluas kepedulian sosial.

 

Dalam sambutannya, Menteri Agus menegaskan bahwa keberhasilan sebuah institusi tidak cukup diukur dari banyaknya program maupun capaian administratif. Ukuran sesungguhnya adalah seberapa besar hasil kerja tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Ia mengajak seluruh jajaran Kemenimipas menjadikan Hari Bakti sebagai ruang mempererat kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kualitas pengabdian.

 

“Untuk itu, mari kita jadikan seluruh rangkaian peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mempererat kebersamaan, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan manfaat yang nyata kepada masyarakat di sekitar kita,” ujar Menteri Agus.

 

IMIPAS PEDULI, BANTUAN MENYENTUH MASYARAKAT TERDAMPAK BENCANA

 

Semangat pengabdian tersebut langsung diwujudkan melalui program Imipas Peduli. Bantuan sosial disalurkan untuk membantu masyarakat dan keluarga besar Kemenimipas yang menghadapi situasi sulit, mulai dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga krisis air bersih akibat kekeringan.

 

Di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, jajaran Kemenimipas menyalurkan masker, obat-obatan, serta santunan bagi pegawai dan keluarga yang terdampak asap karhutla.

 

Sementara itu, kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih diwujudkan melalui distribusi 150 tangki air di Daerah Istimewa Yogyakarta dan 200 tangki air di Jawa Tengah.

 

Tak berhenti di situ, bantuan juga menyasar masyarakat di Cilacap dan Blora melalui penyaluran masing-masing 100 paket sembako. Di Blora, Kemenimipas turut membangun sumur bor sebagai upaya mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

 

Langkah ini menjadi gambaran bahwa pengabdian institusi tidak hanya berlangsung di balik meja pelayanan maupun dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan penegakan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

 

IDA ASEP SOMARA: INTEGRITAS DAN DISIPLIN HARUS MENJADI NAFAS PELAYANAN

 

Ketua Panitia Peringatan Hari Bakti ke-2, Ida Asep Somara, yang juga menjabat Staf Khusus Menteri Imipas Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat nilai pengabdian sekaligus memperluas kontribusi Kemenimipas kepada masyarakat.

 

Menurutnya, kepentingan masyarakat harus menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab institusi.

 

“Melalui Kick Off Hari Bakti ini, kami mengajak seluruh insan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk bersatu padu dan bersama-sama memperkuat integritas dan kedisiplinan sebagai pilar utama dalam setiap pelayanan publik,” ujar Ida Asep.

 

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa reformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada perubahan struktur maupun sistem kerja. Transformasi harus menyentuh budaya organisasi, kualitas sumber daya manusia, serta cara institusi memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

DARI INOVASI TEKNOLOGI HINGGA PRODUK NARAPIDANA, HARI BAKTI DIISI AKSI NYATA

 

Peringatan Hari Bakti ke-2 Kemenimipas juga akan diramaikan dengan berbagai agenda strategis yang menggabungkan pelayanan publik, inovasi teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

 

Sejumlah kegiatan yang disiapkan meliputi IMITECH (Imigrasi Teknologi), Bakti Narapidana untuk Negeri, Gebyar Produk Narapidana, serta Focus Group Discussion (FGD) Buku Transformasi Imigrasi dan Pemasyarakatan.

 

Selain itu, rangkaian kegiatan juga mencakup pelayanan paspor dan Imipas Fun Walk, sebelum mencapai puncaknya melalui upacara dan tasyakuran.

 

Agenda tersebut memperlihatkan bahwa Hari Bakti tidak hanya menjadi ruang refleksi atas perjalanan institusi, tetapi juga sarana memperkenalkan inovasi, memperkuat pelayanan, serta membuka peluang pemberdayaan bagi warga binaan.

 

Melalui Gebyar Produk Narapidana, misalnya, hasil pembinaan diharapkan semakin dikenal masyarakat. Sementara agenda Bakti Narapidana untuk Negeri menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kontribusi dan tanggung jawab sosial.

 

HARI BAKTI KE-2, MOMENTUM MEMPERKUAT KEPERCAYAAN PUBLIK

 

Peringatan Hari Bakti ke-2 menjadi pengingat bahwa tantangan Kemenimipas ke depan tidak semakin ringan. Profesionalisme, integritas, ketegasan dalam menjalankan tugas, serta pembinaan yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan menjadi fondasi penting dalam membangun institusi yang semakin dipercaya masyarakat.

 

Tema “Imipas Melayani, Tegas Menjaga, Tulus Membina” bukan sekadar rangkaian kata. Tema tersebut menjadi arah pengabdian yang harus diwujudkan melalui pelayanan yang berkualitas, pengawasan yang berintegritas, dan pembinaan yang memberikan kesempatan bagi perubahan.

 

Dengan semangat Hari Bakti ke-2, Kemenimipas meneguhkan komitmen untuk terus bertransformasi, memperkuat solidaritas internal, dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

 

Hari Bakti bukan hanya tentang memperingati perjalanan institusi. Lebih dari itu, ini adalah tentang membuktikan bahwa pengabdian negara harus hadir, bekerja, dan memberikan dampak nyata bagi rakyat. (Silvi) 

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN

">